Take a fresh look at your lifestyle.

Sudah Direkam, Ribuan Warga Bandung Justru Belum Miliki E-KTP

0

Persoalan E-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik kembali terjadi di Bandung. Meski warga telah melakukan proses perekaman data justru sampai saat ini belum mendapatkan keping kartu identitas itu.

Situasi ini pun membuat masyarakat di Kota Kembang harus memutar otak dan mencari solusi untuk melakukan berbagai proses administrasi yang sangat membutuhkan data kependudukan seperti bukti E-KTP asli.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung pun membenarkan masih ada warga yang ada di wilayahnya telah melakukan perekaman akan tetapi belum mendapatkan keping E-KTP.

Keterbatasan ketersediaan keping KTP elektronik (KTP-el) di Kota Bandung menjadi salah satu pemicunya. Instansi tersebut berdalih bila masalah ini terjadi sejak Desember 2024 lalu.

Walau begitu. Disdukcapil Kota Bandung berjanji akan secepatnya menyelesaikan persoalan ini. Karena menjadi perhatian serius dan pekerjaan rumah yang akan dituntaskan pada awal Tahun 2025 ini.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima wartawan saat ini sebanyak 3.233 warga yang telah melakukan perekaman data masih menunggu pencetakan E-KTP di Bandung.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung Tatang Muhtar mengungkapkan, keterbatasan ini terjadi karena proses lelang pengadaan keping KTP-el di tingkat pusat belum selesai.

“Pada Desember lalu, kami sudah menugaskan salah satu pejabat untuk berkonsultasi dengan pusat. Hasilnya, kami diinformasikan bahwa ketersediaan keping akan terpenuhi pada Januari 2025 setelah proses lelang selesai,” ujar Tatang.

Sebagai langkah strategis, disampaikan Tatang, Disdukcapil Kota Bandung memberikan solusi sementara kepada warga yang membutuhkan dokumen kependudukan.

BACA JUGA  Hangatkan Kebersamaan, Federal Oil™ Sukses Gelar Feders Gathering 2026 di Bandung

“Kami menawarkan alternatif berupa Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau pemberian Biodata Penduduk untuk memastikan kebutuhan dokumen kependudukan tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Tatang mengungkapkan pihak Disdukcapil juga kembali berangkat ke Jakarta untuk berkonsultasi langsung dengan pihak terkait guna mencari solusi cepat atas kendala ini.

“Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, terutama terkait KTP-el yang menjadi kebutuhan penting,” tutur Tatang.

Mewakili Disdukcapil Kota Bandung, Tatang mengimbau warga yang ada di iwilayahnya bersabar dan memanfaatkan solusi yang ada soal persoalan administrasi kependudukan.

“Kami terus berupaya agar permasalahan ini segera teratasi. Kami mohon kesabaran warga Kota Bandung,” tuturnya.

Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi layanan pengaduan Disdukcapil Kota Bandung atau mendatangi kantor pelayanan terdekat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.