Take a fresh look at your lifestyle.

Tragedi Longsor Nagreg: Ini Penyebab dan Upaya Evakuasi Korban

0

Masyarakat Kabupaten Bandung dikagetkan dengan adanya musibah tanah longsor Nagreg pada Minggu 19 Mei 2025 malam tadi.

Informasi yang diterima Wartawan.id, peristiwa ini menerjang Kampung Gunung Batu RT003 RW009, Desa Nagreg Kendan.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan pihak kepolisian, sebanyak tiga warga turut menjadi korban dalam musibah tersebut.

Ketiga korban yang sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat itu Ela Marsela (42), Melati Sukma (14), dan Iman Daresta (50).

Longsor Nagreg ini, dari keterangan aparatur setempat, diduga dipicu akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur.

Detik-detik Longsor Nagreg

Sekitar pukul 20.45 WIB telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menimpa ke rumah warga dan Kantor Desa Kendan RT 003/009 Kec. Nagreg Kab. Bandung.

Sebelum kejadian sudah ada peringatan adanya pergerakan tanah sehingga dari pihak Desa telah mengantisipasi kejadian tersebut dengan menghimbau warga untuk melakukan evakuasi mandiri ke SMAN 1 Nagreg.

Pasca terjadinya tanah longsor terdapat 5 rumah warga dan 1 bangunan Kantor Desa Kendan terdampak longsor. Saat ini warga terdampak longsor sekira 100 KK mengungsi ke SMAN 1 Nagreg.

Adapun tiga warga yang menjadi korban terdampak tanah longsor antara lain dua korban mengalami patah tulang yang langsung dievakuasi ke RSUD Cikopo Cicalengka.

Sementara itu satu korban mengalami luka ringan yang langsung dievakuasi ke Puskesmas Nagreg.

Tim Rescue Kantor SAR Bandung dan Unsur SAR Standby di lokasi Bencana Tanah Longsor untuk mengantisipasi bilamana ada laporan adanya warga yang tertimbun bencana tanah longsor.

BACA JUGA  Jumat Curhat Polri Digelar di Soreang, Ini Harapan Kapolresta Bandung

Adapun Unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas Kantor SAR Bandung, Yonif 330/Tridharma, Sat Brimob Polda Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung, Koramil Nagreg, dan Polsek Nagreg.

Saat ini tim kembali kesatuannya masing-masing karena tidak ada laporan dari warga yang merasa kehilangan keluarganya pasca kejadian tanah longsor tersebut.

Keterangan Resmi Polisi

Tragedi Longsor Nagreg (Dok Polresta Bandung)
Tragedi Longsor Nagreg (Dok Polresta Bandung)

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan tak lama setelah menerima laporan jajarannya langsung melakukan evakuasi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kapolsek Nagreg bersama tim bergerak mengevakuasi korban, serta mengamankan warga di sekitar lokasi. Langkah cepat ini merupakan bentuk respons tanggap bencana sesuai prinsip Presisi Polri,” ujarnya.

Selain tiga warga yang menjadi korban, lanjut Aldi, satu rumah warga dan bangunan Kantor Desa Nagreg Kendan beserta fasilitasnya mengalami kerusakan setelah tertimpa material longsoran tanah.

“Diperkirakan kerugian materiil (akibat bencana longsor ini) mencapai ratusan juta rupiah. Untuk warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian juga telah dievakuasi ke Mako Polsek Nagreg,” ungkap Aldi.

Sementara itu, Kapolsek Nagreg Kompol Sumartono mengatakan saat ini pihaknya masih berada di lokasi untuk memantau perkembangan dan menjamin keamanan lingkungan sekitar pasca kejadian tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan termasuk pembersihan material longsor dan asesmen dampak bencana (di Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan),” kata Sumartono.

Leave A Reply

Your email address will not be published.