Kabupaten Bandung Jadi Lokasi Penanaman Padi Gogo dari Kementan RI
Kabupaten Bandung menjadi salah satu yang dipilih Kementerian Pertanian RI dalam program pengembangan pertanian padi gogo. Program penanaman ini dilakukan di lahan tidak produktif di Kecamatan Arjasari, Rabu (8/1/2025).
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Gerakan Tanam Padi Gogo yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian RI di SLPP Unpad ini. Menurutnya, ini bentuk dukungan swasembada pangan nasional
“Kolaborasi yang dilakukan oleh pemerintah, akademisi dan masyarakat tersebut akan memberikan dampak positif lainnya bagi berbagai sektor seperti ekonomi, lingkungan dan sosial masyarakat,” ungkap Dadang dalam keterangannya kepada wartawan.
Dadang menyampaikan berbagai program prioritas yang sudah dilakukan di Kabupaten Bandung di bidang pertanian khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani, diantaranya pemberian hibah dan bantuan pinjaman modal tanpa bunga tanpa jaminan.
Related Posts
“Setiap tahunnya akan dianggarkan hibah untuk para petani. Pada tahun 2023, Pemkab Bandung sudah menggelontorkan hibah Rp25 miliar untuk para petani dan tahun 2024 Rp19 miliar, dengan harapan petani mendukung upaya swasembada,” ucapnya.
Berdasarkan informasi, produksi padi gogo di Kabupaten Bandung sampai dengan bulan November 2024 sebanyak 3.192 ton dengan provitas 38,70 ku/ha. Sedangkan produksi padi sawah sampai November 2024 sebesar 488.538 ton dengan provitas 63,99 ku/ha.
Sementara itu Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Twi Widarto mengimbau, agar lahan pertanian yang bisa dimanfaatkan, dapat dimaksimalkan untuk menanam padi gogo. Petani juga diimbau tidak usah ragu.
“Karena semua hasil panen akan dibeli oleh pemerintah dengan harga yang bagus. Kepada Pemkab Bandung juga saya harap dapat menjamin ketersediaan pupuk aman, dan mendistribusikan bantuan benih serta pupuk langsung ke kelompok tani,” ujarnya.