Take a fresh look at your lifestyle.

Hari Hepatitis Sedunia Diperingati Setiap Tanggal? Ini Penjelasannya

0

Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli. Yuk, kenali sejarah, tujuan, dan cara bisa berkontribusi dalam mencegah penularan penyakitnya.

Pernah nggak kamu bertanya hari hepatitis sedunia diperingati setiap tanggal berapa, ya? Ternyata, setiap tanggal 28 Juli dan tahun ini jatuh hari Senin ini.

Tanggal ini dipilih untuk menghormati ulang tahun Dr. Baruch Blumberg, penemu virus hepatitis B dan penerima Nobel yang jasanya sangat besar dalam dunia kesehatan.

Bukan sekadar peringatan seremonial, Hari Hepatitis Sedunia jadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran global tentang bahaya hepatitis penyakit yang sering disebut silent killer karena gejalanya bisa muncul tanpa disadari hingga sudah parah.

Di Indonesia sendiri, peringatan ini sering dimanfaatkan untuk menggelar vaksinasi massal, edukasi publik, dan kampanye pencegahan.

Tahun 2025 ini, tema global yang diusung WHO adalah “Hepatitis Can’t Wait”, sedangkan di Indonesia mengusung semangat “Bergerak Bersama, Putuskan Penularan Hepatitis”.

Lewat kampanye ini, masyarakat diajak aktif memeriksakan diri, menjaga kebersihan, dan peduli pada kesehatan hati.

Jadi udah tahu dong sekarang Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli, dan penting banget buat kita semua ikut ambil bagian

Hari Hepatitis Sedunia (World Hepatitis Day) diperingati secara internasional setiap tanggal 28 Juli. Pada tanggal ini, masyarakat dunia ditarik untuk sadar soal penyakit hepatitis dan bagaimana cara mencegah serta menanganinya dengan baik.

Peringatan ini dipertahankan sejak tahun 2010 oleh WHO untuk menghormati kelahiran Dr. Baruch Samuel Blumberg the penemu virus hepatitis B dan pengembang vaksin pertamanya.

Sebelumnya, awalnya World Hepatitis Day dirayakan pada tanggal 19 Mei sebagai World Hepatitis Awareness Day. Namun sejak 2010, tanggalnya dipindah ke 28 Juli agar lebih bermakna secara global.

BACA JUGA  Del Monte Bangkrut 2025 Ini? Simak Penyebabnya

Momen Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli ini bukan sekadar acara serimonial, tapi punya tujuan mulia: meningkatkan kesadaran global akan hepatitis B dan C, dorong skrining dini, akses pengobatan, dan hapus stigma.

Menurut data WHO, lebih dari 500 juta orang hidup dengan hepatitis B atau C kronis; sekitar 1 hingga 1,5 juta meninggal setiap tahunnya akibat komplikasi seperti sirosis atau kanker hati.

Di Indonesia sendiri, tercatat sekitar 6,7 juta orang terinfeksi hepatitis B dan 2,5 juta terkena hepatitis C.

Sejak hari dipindahkan ke 28 Juli, berbagai organisasi seperti WHO, World Hepatitis Alliance, dan banyak negara di seluruh dunia secara rutin menyelenggarakan kegiatan edukatif.

Mulai dari pemeriksaan gratis, kampanye poster, flash mob, seminar kesehatan, hingga acara lokal di komunitas masing-masing.

Setiap tahun, WHO mengangkat tema tertentu. Tahun ini (2025), temanya adalah “Let’s Break It Down” ajak global buat menyingkirkan hambatan sosial, sistemik, dan stigma agar penyakit ini bisa dikendalikan lebih efektif .

Di Indonesia, Kemenkes mengambil tema nasional: “Bergerak Bersama, Putuskan Penularan Hepatitis”.

Tema ini ingin mengajak semua pihak mulai masyarakat, tenaga medis, hingga pemerintah daerah untuk aktif dalam program skrining, vaksinasi, dan edukasi hepatitis di komunitas lokal.

Untuk memperkuat awareness kamu, berikut beberapa fakta utama seputar hepatitis:

  • Hepatitis itu jenisnya lima, tapi yang paling membahayakan adalah B dan C, karena sering menyebabkan infeksi kronis, gagal hati, hingga kanker hati.

  • Vaksin hepatitis B sangat efektif terutama kalau diberikan pada bayi kurang dari 24 jam setelah lahir. Ini mampu mencegah potensi infeksi yang bisa berlanjut menjadi kronis hingga 95% pada anak.

  • Hepatitis B dan C bisa menular diam-diam, bahkan tanpa gejala awal. Jadi pemeriksaan rutin atau skrining penting banget, terutama untuk ibu hamil atau kelompok risiko tinggi.

  • Hepatitis A dan E menular lewat makanan atau air yang terkontaminasi meskipun tidak menyebabkan infeksi kronis, tetap bisa bikin sangat sakit dan menyebar cepat di lingkungan padat.

BACA JUGA  Harga Tiket Konser Blackpink 2025 di Jakarta? Ini Prediksinya

Bagaimana cara kita ikut memperingati Hari Hepatitis Sedunia secara nyata, simak ya.

1. Ikuti pemeriksaan dan skrining hepatitis

Banyak event gratis saat 28 Juli. Kamu bisa cek puskesmas, klinik, atau layanan kesehatan komunitas.

2. Ikut acara lokal atau kampanye online

Beberapa organisasi, misalnya Kemenkes, menyelenggarakan webinar, event sosial, atau promosi poster digital bertema hepatitis.

3. Edukasi lingkungan sekitar

Bagikan info penting ke orang terdekat agar mereka tahu soal penularan, vaksinasi, dan stigma yang mesti dihindari.

4. Dukung gerakan vaksinasi dan eliminasi hepatitis

Mulai dari kampanye di sekolah hingga lingkungan kerja, ajak orang penting di hidupmu untuk vaksinasi hepatitis B dan rutin ikut skrining kesehatan.

Intinya Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli setiap tahun. Ini merupakan momentum global yang dipelopori WHO untuk mempercepat eliminasi hepatitis dunia pada tahun 2030.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa hepatitis adalah ancaman serius, tapi juga bisa dicegah dan diatasi dengan tindakan nyata mulai dari vaksinasi, skrining, hingga edukasi luas ke masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.