Take a fresh look at your lifestyle.

Inilah Sejarah Awal Ucapan Minal Aidin Wal Faizin

0 4

Jakarta – Hari lebaran tak hanya ditandai dengan dikumandangkannya takbir, tahlil dan tahrim saja, melainkan maraknya ucapan kalimat “Minal Aidin wal faizin” yang dibarengi dengan minta maaf antar sesama umat muslim.

Ucapan selamat Idul Fitri disertai dengan kalimat `Minal Aidin Wal faizin` merupakan tradisi yang berawal dari para pedagang Arab yang menyebar Islam di Indonesia, menurut seorang anggota Majelis Ulama Indonesia, MUI.

Kartu-kartu ucapan, termasuk yang elektronik, bagi Anda yang mengirim ataupun yang menerima tentu kata-kata `Minal Aidin Wal faizin` banyak ditemukan dan dilanjutkan dengan `maaf lahir dan batin.`

`Minal Aidin Wal faizin` yang berarti “semoga kita termasuk orang-orang yang kembali ke jalan yang benar atau ke jalan Allah dan termasuk orang yang beruntung atau berbahagia,” bermula dari dakwah para pedagang Arab yang datang ke Indonesia. Mereka tak hanya bergadang tapi semata syiar agama Islam.

Ucapan lain terkait Idul Fitri adalah Taqabbalallahu Minna Wa minkum. Kalimat tersebut juga merupakan tradisi di dunia Islam. Arti ucapan ini adalah semoga Allah menerima amal soleh kita dan kamu semua. Menurut suatu riwayat disampaikan oleh sahabat Nabi (Muhammad) kepada sahabat yang lain setelah Rasulullah wafat, itu bagian dari tradisi di dunia Islam.

TAGS : Hikmah Lebaran sunah rasul

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/18058/Inilah-Sejarah-Awal-Ucapan-Minal-Aidin-Wal-Faizin/

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of