Del Monte Bangkrut 2025 Ini? Simak Penyebabnya
Kabar produk legendaris Del Monte bangkrut 2025 ini langsung mengebohkan publik Tanah Air? Simak deretan fakta lengkap, penyebab. dan informasi terbarunya.
Kamu mungkin sempat kaget atau nggak percaya saat baca kabar bahwa Del Monte bangkrut di 2025 ini. Brand makanan kaleng ini sudah jadi bagian dari dapur banyak keluarga selama puluhan tahun.
Tapi ternyata kabar ini bukan sekadar gosip, Del Monte Foods benar-benar mengajukan perlindungan kebangkrutan melalui Chapter 11 di Amerika Serikat awal Juli 2025.
Nah, penting untuk diluruskan bagi para pembaca di Indonesia. Meski kata ‘bangkrut’ terdengar cukup menakutkan, langkah yang diambil Del Monte bukan berarti tutup total.
Perusahaan yang sudah makan asam garam di bidang kuliner ini masih beroperasi kok. Produk-produknya tetap beredar, dan ini lebih ke strategi restrukturisasi keuangan.
Jadi bukan berarti kamu nggak bakal nemu lagi nanas kaleng Del Monte di supermarket ya. Makanya, Wartawan.id bakal mengulas lengkap kenapa Del Monte mengalami badai ekonomi.
Mengapa perusahaan besar ini bisa masuk kebangkrutan, apa dampak buat konsumen di Indonesia, dan apa merek ini masih punya harapan buat bangkit? Simak jawabannya.
Dihimpun dari berbagai sumber, Del Monte telah mendapat persetujuan dana segar sebesar US$ 912,5 juta untuk menjaga bisnis tetap jalan selama negosiasi.
Perusahaan yang sangat terkenal ini kini ingin mulai mencari pembeli yang dapat membawa perubahan positif bagi brand yang sudah berusia hampir 140 tahun.
Untuk penyebab utama Del Monte bangkrut 2025 ini adalah kombinasi dari utang besar dan biaya operasional yang meningkat drastis.
Induk perusahaan, Del Monte Pacific Ltd., mengambil utang besar tahun 2014 untuk akuisisi dan hingga kini masih membayarnya. Biaya bunga naik dari US$ 66 juta (2020) ke sekitar US$ 125 juta di 2025 dua kali lipat.
Selain itu, setelah lonjakan produksi selama pandemi, Del Monte justru menghadapi surplus persediaan saat permintaan turun. Produksi mereka otomatis jadi kurang efisien, dan margin pun menipis .
Ditambah lagi, ada tren konsumen yang makin mencari makanan segar, organik, dan sedikit kemasan bukan produk kalengan. Hal ini membuat penjualan Del Monte menurun dan stok lama jadi beban.
Industri meningkat, sementara penjualan stagnan, sehingga nih perusahaan benar-benar menghadapi tekanan berat.
Oleh karena itu, perusahaan memilih jalur Chapter 11 bankruptcy jenis kebangkrutan yang memungkinkan mereka tetap beroperasi sambil restrukturisasi dan mencari pembeli aset dengan pengawasan pengadilan.
Artinya perusahaan tak ditutup, melainkan diberi kesempatan untuk bangkit kembali.
Sebagai bagian dari proses ini, mereka sudah mengamankan US$ 912,5 juta model debtor-in-possession financing, termasuk $165 juta dana baru, sebagai jaminan likuiditas saat menjalani proses jual beli aset.
CEO Greg Longstreet menyatakan kalau langkah ini adalah pilihan “strategis dan cepat” untuk memperkuat masa depan Del Monte.
Dia menargetkan agar brand besar ini bisa bertahan dan tetap relevan, apalagi dengan potensi pembeli yang kuat dalam proses pengadilan.
Meski Del Monte bangkrut 2025 ini di Amerika, produknya tetap akan tersedia di rak supermarket. Ini karena perusahaan masih memiliki cadangan operasional cukup besar untuk menjaga produksinya.
Beberapa merek populer seperti Contadina, Kitchen Basics, College Inn, Joyba, dan S&W juga masih akan diproduksi dan beredar normal, karena masih masuk dalam inventaris aset yang bisa dijual ataupun diakuisisi.
Kalau kamu penggemar setia Del Monte, gak perlu panik. Perusahaan sudah memastikan proses penjualan aset akan dilakukan secara berjalan produksi dan distribusi tetap jalan, walau di bawah pengawasan pengadilan.
Langkah selanjutnya adalah proses pencarian pembeli yang mampu menyelamatkan dan bahkan mengembangkan brand Del Monte. Buyer yang berminat biasanya perusahaan makanan internasional besar atau grup investasi.
Langkah restrukturisasi ini idealnya membantu menurunkan utang, menyederhanakan biaya bunga, dan merampingkan struktur organisasi. Tujuannya agar brand terus eksis dengan model bisnis yang lebih sehat.
Namun para ahli peringatan di tengah bergesernya selera konsumen, Del Monte perlu memperluas portofolio produk misal masuk ke segmen organik, segar, atau produk siap saji lebih sehat agar bisnis tetap bertahan lama.
Jadi kalau kamu bertanya apa benar Del Monte bangkrut 2025 ini? Jawabannya iya. Perusahaan itu saat ini berada dalam proses Chapter 11 di AS, bukan likuidasi penuh.
Tapi pada prinsipnya, sang penguasa makanan kaleng ini masih ada kesempatan untuk reorganisasi dan tetap beroperasi selama proses jual beli berjalan.