Take a fresh look at your lifestyle.

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jalur Selatan Jabar Diprediksi Akhir Pekan Ini

0

Jajaran Polresta Bandung memprediksi jika puncak arus mudik Lebaran 2025 jalur selatan Jabar mulai dari kawasan Cileunyi hingga Nagreg akan terjadi pada 28 Maret hingga 30 Maret 2025 nanti.

Sebagaimana diketahui, Nagreg merupakan jalur penghubung utama antara Bandung dan Garut, diperkirakan kembali menjadi titik rawan kemacetan selama puncak arus mudik Lebaran 2025.

Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, puncak kepadatan diprediksi terjadi pada H-2 hingga H+1 Idul Fitri (29 Maret – 1 April 2025), terutama di ruas Turunan Nagreg menuju berbatasan.

Ada beberapa penyebab jalur selatan Jabar ini kerap dilanda kemacetan mulai dari Topografi Curam. Tanjakan Nagreg yang panjang (7 km) memperlambat laju kendaraan, terutama truk dan bus.

Lalu, volume Kendaraan Meningkat. Data Jasa Marga 2024 mencatat 120.000 kendaraan/hari saat puncak mudik (naik 40% dari hari biasa), atau adanya kecelakaan dan kendaraan mogok.

Prediksi Puncak Arus 2025

– H-2 (29 Maret) : Pemudik dari Jakarta atau Bogor mulai memadati jalur.

– H-1 (30 Maret): Puncak arus menuju Jawa Timur & DIY.

– H+1 (1 April): Lonjakan arus balik ke Jabodetabek.

Rute Alternatif untuk Hindari Nagreg

– Via Cipali-Tegal-Purwokerto: Tambah 2 jam tetapi lebih lancar.

– Via Bandung Selatan (Cileunyi-Tasikmalaya): Lewati Jalan Nasional Cagak-Garut.

Via Kereta Api: Pilih KA Argo Wilis (Bandung-Surabaya) atau KA Lokal Bandung-Garut.

Tips Melintasi Nagreg 2025

– Waktu Terbaik: Lewat dini hari (02.00-05.00 WIB) atau sore (setelah 18.00 WIB).

– Siapkan BBM & Logistik: SPBU di Nagreg sering antre panjang.

– Pantau Aplikasi: Waze/Google Maps atau info real-time @InfoTMCPoldaJabar.

– Alternatif Darurat: Jika macet parah, keluar di Pintu Tol Cileunyi/Kopo.

Persiapan Kepolisian Menyambut Puncak Arus Mudik Lebaran 2025

– Rekayasa Lalu Lintas: Sistem one way temporer & buka lajur darurat.

– Posko Darurat: Penyediaan air minum, toilet, & bengkel keliling di KM 140.

– Patroli Ketat: Gabungan Polisi & Jasa Marga untuk antisipasi pelanggaran.

Kabag Ops Polresta Bandung Kompol Sungkowo menyebut menghadapi puncak arus mudik jajarannya telah melakukan analisis daerah rawan bencana serta langkah antisipasi gangguan keamanan.

“Kami akan meningkatkan imbauan kepada masyarakat agar mudik berjalan aman dan nyaman. Selain itu, pendekatan kepada tokoh agama juga perlu dilakukan guna mencegah potensi gangguan,” ungkapnya.

Sungkowo telah meminta jajarannya untuk memberikan pelayanan yang ramah dan responsif selama pengamanan mudik lebaran 2025. Memberikan edukasi dan imbauan ke pengemudi istirahat sejenak.

“Kita harus menampilkan sosok petugas yang humanis, siaga pada titik-titik rawan kecelakaan. Lalu melakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu,” ujar Sungkowo.

Selain itu, kata dia, seluruh pelaksanaan tugas di lapangan juga harus disertai strategi komunikasi publik baik agar pemudik paham informasi terkait layanan kepolisian dan soal rekayasa lalu lintas.

“Layanan 110 akan dioptimalkan sebagai hotline pelayanan, pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan pada jalur mudik,” tutur Mantan Kapolsek Baleendah.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan dari TNI-Polri, PP, Dishub, Dinkes, dan Mitra kamtibmas yang berpartisipasi dalam mendukung operasi ini,” kata Sungkowo.

Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Danu Raditya memaparkan berbagai strategi dalam menangani kepadatan arus lalu lintas. Jalur Nagreg, Cileunyi, dan Soreang menjadi titik krusial yang jadi perhatian khusus.

BACA JUGA  Seekor Harimau di New York Positif Corona

“Kami telah memetakan lokasi trouble spot dan black spot di wilayah Polresta Bandung serta menyiapkan tim urai kemacetan (di lapangan),” ungkap Perwira menengah Polri tingkat Pertama itu menegaskan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.