Take a fresh look at your lifestyle.

Polisi Tangkap Dokter Gadungan Asal Jawa Tengah di Cimahi

0

Dokter gadungan asal Jawa Tengah berinisial WA ditangkap kepolisian di kawasan Melong Raya, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Dalam aksinya menipu warga, pria yang ternyata diketahui berprofesi sebagai montir bengkel itu mengunakan nama palsu dr. Damar Mangkuluhur Sardjito.

Demi meyakinkan dirinya seorang tenaga medis, tersangka mengaku seorang mahasiswa kedokteran yang sedang magang di salah satu rumah sakit di Kota Bandung.

“Modusnya mengatasnamakan sebagai magang dokter di salah satu rumah sakit,” ucap Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto dalam keterangannya kepada wartawan.

Dijelaskan Tri, aksi WA terbongkar ketika korban mencurigai pelaku yang meminta sejumlah uang dengan alasan untuk membantu kegiatannya selama magang di rumah sakit.

“Dilakukan pengecekan, ternyata yang bersangkutan tidak ada (di RS yang disebutkan). Akhirnya korban curiga dan minta pendampingan kepolisian untuk mencari pelaku,” tuturnya.

“Kurang dari 5 jam Alhamdulillah kami mendapatkan keberadaan tersangka (warga asli Jawa Tengah),” ujarnya Perwira menegah Polri itu menambahkan.

Tri menegaskan bahwa WA tidak menjalankan praktik pengobatan, melainkan memanfaatkan profesi dokter palsu untuk mendekati wanita dan meraup uang.

Modus ini, disampaikan Tri, telah dijalankan tersangka sekitar satu bulan dengan dua korban. Sebagai dokter gadungan, tersangka bahkan mampu meraup untung.

“Dia sudah mengambil sebanyak kurang lebih Rp10 juta lebih dari korban, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah pelaku berhasil kita amankan, tidak menutup kemungkinan ada korban-korban lainnya,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, lanjut Tri, tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHPidana tentang penipuan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun.

BACA JUGA  Anggota Ormas Grib Jaya Edarkan Narkoba di Bandung Raya

“Kami berpesan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial. Kemudian, kepada masyarakat yang merasa pernah mengalami hal yang serupa dengan pelaku yang sama, segera melapor,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.