Kota Tembilahan, Negeri Seribu Parit di Tanah Melayu

Kota Tembilahan, Negeri Seribu Parit di Tanah Melayu

Kota Tembilahan

Tembilan – Kota Tembilahan merupakan salah satu kota di Provinsi Riau terkenal dengan sebutan negeri seribu parit (tempat aliran air). Pasalnya sepanjang jalan menuju Tembilahan sebagai pusat kota dari batas wilayah Kota Rengat (Kabupaten Indragiri Hulu) terdapat sekitar 127 jembatan besar dan kecil, yang di bawahnya terdapat aliran air.

Menurut masyarakat setempat, aliran air itu dulunya hanya sedikit dan kecil namun setiap tahun bertambah lantaran adanya pengikisan tanah oleh air sungai sehingga memperlebar aliran. Sehingga dibutuhkanlah jembatan-jembatan untuk menghubungkan. Jarak jembatan satu dan selanjutnyasekitar 50 hingga 100 Meter.

“Ya kota ini memang dijuluki negeri seribu parit, karena banyaknya aliran-aliran air. Air itu digunakan untuk mengairi sawah masyarakat, namun jika air pasang maka selalu akan terjadi banjir. Nah untuk menyebrangi aliran airnya dibuatlah jembatan,” kata Wandi, salah seorang warga Tembilahan kepada Jurnas.com.

Selain terkenal dengan banyaknya parit, Tembilahan juga dikenal sebagai daerah penghasil nanas terbesar di Sumatera. Beragam jenis nanas dapat ditemukan di kota tersebut seperti nanas madu.

“Ya disini memang banyak nanas,hampir setiap hari kita dapat membelinya di sepanjang oleh petaninya langsung,” ujar Sinta, ibu empat orang anak kepada Jurnas.com.

TAGS : Tembilahan Riau Negeri Seribu Parit

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/17551/Kota-Tembilahan-Negeri-Seribu-Parit-di-Tanah-Melayu/

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz