Take a fresh look at your lifestyle.

Hari Pers Nasional 2025: Media Pelita Bagi Masyarakat Menuju Indonesia Emas

0

Hari Pers Nasional 2025 yang jatuh pada tanggal 9 Februari secara resmi mengusung tema utama ‘Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa’.

Tema dalam Hari Pers Nasional 2025 ini menunjukkan dukungan pers terhadap upaya menciptakan sistem pangan berkelanjutan berbasis inovasi dan kearifan lokal.

Bila mengulas ke belakang, pada masa pergerakan menghapus penjajahan di Indonesia para wartawan Indonesia tercatat sebagai patriot dengan dua peran sekaligus.

Peran pertama, para insan media ini ikut berperan sebagai aktivis pers yang melaksanakan tugas-tugas pemberitaan guna membangkitkan kesadaran nasional.

Di sisi lain, para jurnalis Tanah Air juga berperan sebagai aktivis politik yang melibatkan diri secara langsung dalam kegiatan membangun perlawanan rakyat.

Dalam sejarahnya, peran tersebut terus berjalan sangat lama bahkan sampai pada Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 1945 silam.

Melihat aspirasi perjuangan pers Indonesia itu, maka dibentuklah Persatuan Pers Indonesia atau Persatuan Wartawab Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946.

Terbentuknya organisasi PWI kala itu melambangkan kebersamaan dan kesatuan wartawan Indonesia untuk membela kedaulatan serta kehormatan negara.

Mengingat sejarah perjuangan pers, pada 23 Januari 1985 Soeharto menetapkan Hari Pers Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985.

Tanggalnya diadopsi dari hari lahir PWI yakni 9 Februari. Sejak saat itu, masyarakat merayakan Hari Pers Nasional sekaligus HUT PWI pada 9 Februari setiap tahunnya.

Penjabat Wali Kota Bandung A Koswara menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digitalisasi sekarang ini.

“Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membawa tantangan besar bagi dunia pers,” ungkap Koswara dalam keterangannya pada Wartawan.id.

Menurutnya, disrupsi informasi yang terjadi menyebabkan masyarakat dihujani oleh jutaan informasi setiap detiknya, termasuk berita bohong atau hoaks yang dapat menyesatkan.

“Kami mengapresiasi kepada insan pers yang tetap berpegang pada prinsip jurnalistik yang akurat, jujur, berimbang, dan bertanggung jawab,” kata Koswara.

“Pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat, jujur, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujarnya menambahkan.

Di Hari Pers Nasional 2025 ini, Koswara berharap, pers tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta terus berperan aktif dalam mendidik, menghibur, mencerdaskan, mengontrol, mengoreksi.

Selain itu, bahkan memberikan kritik yang konstruktif kepada pemerintah dan berbagai pihak.

Dengan demikian, menurut Koswara, insan media dapat menjadi cahaya penerang bagi masyarakat menuju cita-cita Indonesia Emas.

“Dengan demikian, pers dapat menjadi pelita bagi masyarakat menuju Indonesia Emas,” ucapnya.

Koswara juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jurnalis yang selama ini telah berjuang di garis terdepan dalam menjaga kebebasan pers yang berintegritas.

Menurutnya, kebebasan pers yang sehat dan bertanggung jawab adalah pilar utama dalam membangun masyarakat yang cerdas dan demokratis.

“Terima kasih kepada para jurnalis yang telah berjuang di garda terdepan dalam mewujudkan kebebasan pers yang berintegritas,” ujarnya.

Momentum Hari Pers Nasional 2025 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen media untuk terus berkontribusi dalam memberikan informasi yang berkualitas, membangun optimisme, serta menjaga kepercayaan publik terhadap pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.