Take a fresh look at your lifestyle.

Sebelum Bom Korut, Amerika Tetap Janjikan Diplomatik

0
Sebelum Bom Korut, Amerika Tetap Janjikan Diplomatik

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat, Rex Tillerson (Foto: Getty)

Jakarta – Sekretaris Negara Amerika Seriakt, Rex Tillerson Washington akan melanjutkan upaya diplomatiknya untuk menyelesaikan krisis Korea Utara hingga bom pertama turun  

Tillerson dalam siaran CNN pada Minggu (15/10), mengatakan kepada tuan rumah Jake Tapper, Presiden Donald Trump ingin menyelesaikan krisis Semenanjung Korea secara diplomatis.

“Ia tidak berusaha berperang dengan Korea Utara. Trump akan melanjutkan usaha diplomatik,” jelas Tillerson. 

“Seperti yang telah saya katakan kepada orang lain, upaya diplomatik ini akan terus berlanjut hingga bom pertama turun,” Tillerson menambahkan

Sebelumnya pada Oktober, Trump mengatakan Tillerson membuang-buang waktu  untuk mencoba bernegosiasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. “Saya mengatakan kepada Rex Tillerson, Sekretaris Negara kita yang luar biasa, bahwa ia menyia-nyiakan waktunya untuk mencoba bernegosiasi dengan Little Rocket Man,” tulis Trump di akun Twitter miliknya, dengan penuh satire yang merujuk pada pemimpin Korea Utara.

Trump dan Kim Jong un  terlibat dalam perang kata-kata yang sengit dalam beberapa bulan terakhir. Komentar dari masing-masing pihak dari hari ke hari menjadi semakin agresif. Pada suatu kesempatan, presiden Amerika Seriakt berjanji untuk benar-benar menghancurkan Korea Utara jika Washintong dan sekutunya diserang.

Sebelumnya pada bulan Oktober, setelah pertemuannya dengan pejabat militer senior Amerika Serikat di Gedung Putih, Trump secara misterius mengatakan, “Ini adalah ketenangan sebelum badai.” Ia kemudian memastikan, bahwa ia berbicara terkait Korea Utara.

Pyongyang juga berulang kali mengancam Amerika Serikat menjadi abu dan kegelapan, dan menyerukan pejuan nasionalnya melawan Trump yang haus perang.

Washington terus melenturkan otot militernya dengan sekutu Korea Selatan di Semenanjung Korea,  dengan melakukan latihan militer bersama Korea Utara. Sebelumnya pada bulan Oktober, USS Ronald Reagan, dengan hampir 80 pesawat menudara, memasuki Laut Cina Selatan dalam perjalanannya ke tepi Korea Selatan. Drills kemungkinan akan diadakan sekitar 20 Oktober.

TAGS : Rudal balistik Korea Utara Amerika Serikat

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23277/Sebelum-Bom-Korut-Amerika-Tetap-Janjikan-Diplomatik/

Leave A Reply

Your email address will not be published.