Kementan Raih Opini WTP, BPK Bilang, Sudah Sesuai Peraturan

Kementan Raih Opini WTP, BPK Bilang, Sudah Sesuai Peraturan

Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) untuk kali pertamanya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui anggota IV, Prof Rizal Djalil berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan Kementan 2016.  

Capaian tersebut, kata Rizal Djalil adalah buah kerja keras dan berdarah-darah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga tidak ada yang melanggar hukum dan etika. Kemudian, melewati proses yang alot melalui proses cek dan ricek data yang panjang di lapangan.

“Proses pemeriksaan laporan keuangan Kementan sangat clear. Jadi WTP yang diperoleh Kementan tidak ada kaitan dengan berita-berita negatif. Jangan ada keraguan tentang itu dan kami bergantung jawab,” tegas Rizal Djalil di Auditorium Kantor Pusat Kementan, Senin (5/6).

Sementara itu, Mentan, Amran mengatakan perolehan WTP Kemetan di tahun 2016 merupakan opini tertinggi dan pertama bahkan sejarah yang diraih Kementan. Prestasi ini terkait keberhasilan Kementan meningkatkan produksi pangan, sehingga mampu menekan impor pangan.

“Ini kerja kita semua, seluruh jajaran pegawai Kementan di lapangan sangat merasakan pemeriksaan BPK yang tidak main-main dan tanpa kompromi. Hasil yang luar biasa karena WTP yang diraih pertama di Kementan,” katanya.

Perlu diketahui, hasil evaluasi laporan keuangan Kementan oleh BPK sejak tahun 2006 yakni di tahun 2006 dan 2007 meraih predikat Disclaimer, 2008 hingga 2012 Wajar Dengan Pengecualian (WDP), 2013 dan 2014 meraih Wajar Tanpa Pengecualian dengan Paragraf Penjelasan (WTP-DPP), 2015 meraih WDP dan akhirnya 2016 meraih opini tertinggi WTP.

TAGS : Kementerian pertanian Amran Sulaiman WTP

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/17110/Kementan-Raih-Opini-WTP-BPK-Bilang-Sudah-Sesuai-Peraturan/

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz