Take a fresh look at your lifestyle.

Objek Wisata Bandung Selatan Dijaga Ketat Hadapi Libur Panjang Januari 2025

0

Objek wisata Bandung Selatan bakal dijaga ketat pihak kepolisian melalui jajaran Polda Jabar dalam menghadapi masa libur panjang Januari 2025 yang kini telah di depan mata.

Polresta Bandung berjanji akan mengawasi ketat potensi premanisme di sejumlah objek wisata menghadapi masa libur panjang bulan Januari 2025 yang saat ini sudah tiba.

Sebagai informasi, masa libur panjang bulan Januari 2025 diawali dengan akhir pekan tanggal 25 dan 26 Januari lalu libur nasional tanggal 27 peringatan Isra Mi’raj disusul cuti bersama tanggal 28 dan Imlek tanggal 29.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan pihaknya akan menindak tegas bila ada aksi premanisme hingga pungutan liar atau pungli selama masa libur panjang bulan Januari 2025.

“Saya telah instruksikan kepada seluruh Kapolsek di wilayah Kabupaten Bandung untuk berkoordinasi dengan para pelaku usaha wisata dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan,” ujar Aldi, Jumat.

Polresta Bandung, ditegaskan Mantan Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya,  tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi premanisme dan pungli yang dapat meresahkan masyarakat serta wisatawan.

“Kami imbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan kepada aparat polisi agar dapat segera ditindaklanjuti,” ucap Perwira menengah Polri itu menegaskan.

“Dengan langkah ini, diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bandung saat libur panjang dapat merasa aman dan nyaman tanpa adanya gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Aldi.

BACA JUGA  Kumpulan Urban Heritage yang Kian Diminati Kalangan Milenial

Untuk diketahui, saat ini jajaran Polda Jabar melalui Polresta Bandung meluncurkan salah satu inovasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung.

Yaitu dengan melakukan pemasangan banner bertuliskan “Lapor Pak Kapolres” serta penyebaran nomor hotline pengaduan 110, termasuk nomor WhatsApp yang langsung terhubung dengan pihak kepolisian.

“Saya sudah menyampaikan kepada para Kapolsek agar berkoordinasi dengan pelaku usaha wisata untuk memasang banner Lapor Pak Kapolres serta menyebarkan nomor pengaduan,” tutur Aldi.

“Ini juga sudah saya laporkan kepada Bapak Bupati agar bisa ditindaklanjuti bersama,” katanya melanjutkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.