Take a fresh look at your lifestyle.

Teroris Blokir Akses Warga Sipil Afrin

0 5
Teroris Blokir Akses Warga Sipil Afrin

Pesawat tempur Turki menyerang kelompok teroris YPG di di Hassa, Hatay dekat perbatasan Suriah pada 20 Januari 2018 (Foto:Bulent Kilic)

Kilis – Kelompok teroris PKY/PKK dan rezim Bashar al-Assad memblokir jalan-jalan di wilayah barat laut Afrin, Suriah untuk mencegah keluarnya warga sipil.

Demikian disampaikan Kerem Kinik kepada wartawan di Oncupinar Border Gate di provinsi Kilis, Turki bagian selatan. “PYD/YPG dan rezim di selatan tidak mengizinkan warga sipil yang ingin meninggalkan Afrin. Rute ini sudah ditutup. Ini adalah pelanggaran hukum humaniter, ”  ujar Kerem.

“YPG / PYD dan pasukan rezim Suriah harus mengakhiri blokade mereka untuk warga sipil yang ingin meninggalkan Afrin,” kata kepala Bulan Sabit Merah Turki itu, dilansir dari AA, Senin (22/1).

Kinik mengatakan, pihaknya memiliki informasi bahwa 50.000 orang ingin meninggalkan wilayah tersebut. “Kami membangun pusat penampungan untuk orang-orang ini.”

Pada Sabtu (20/1), Turki meluncurkan “Operation Olive Branch” (Operasi Ranting Zaitun) untuk menghancurkan kelompok teror PKK/KCK/PYD/YPG dan Daesh dari Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut dilakukan sebagai hak Turki, berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.

Militer juga mengatakan bahwa hanya target teroris yang dihancurkan dan “sangat penting” untuk tidak membahayakan warga sipil manapun.

PYD/PKK/KCK/YPG adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang dicatata sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa (UE)

TAGS : Afrin Turki Amerika Serikat Bashar al-Assad

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28145/Teroris-Blokir-Akses-Warga-Sipil-Afrin-/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments