Take a fresh look at your lifestyle.

Setya Novanto Diminta `Bernyanyi` Ungkap Keterlibatan Ganjar Pranowo Cs

0 4
Setya Novanto Diminta `Bernyanyi` Ungkap Keterlibatan Ganjar Pranowo Cs

Terdakwa Setya Novanto dibawa ke Pengadilan Tipikor, Rabu (13/12) untuk disidang untuk kasus korupsi KTP elektronik. (Anadolu)

Jakarta – Indonesia Corruption Watch (ICW) berharap Setya Novanto (Setnov) `bernyanyi` soal keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi megaproyek e-KTP. Termasuk para poltikus PDIP.

“Bernyanyilah Pak Setnov. Jadi kita minta Pak Setnov untuk ngomong siapa saja yang terlibat,” ujar peneliti ICW, Emerson Yuntho ‎dalam diskusi bertajuk `Setnov Effect`, di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (16/12/2017).

Emerson berharap Novanto mendapat `hidayah` dan bersedia mengungkap semua pihak yang terlibat. “Kita berharap Pak Setnov dapat hidayah dari Allah agar dia mau mengungkap siapa saja yang terlibat di kasus e-KTP, jangan cuma Setnov sendirian,” kata dia.

Kemungkinan Novanto akan `bernyanyi`, kata Emerson, tergantung pada kuasa hukumnya. Salah satu kuasa hukum Novanto adalah Maqdir Ismail.

“Tergantung Pak Maqdir, Pak Setnov sendirian aja nih, atau mau ngajak yang lain, kalau bicara soal ajak mengajak. Artinya, ya saya selalu membaca tak ada makan siang yang gratis,” tutur Emerson.‎

Hal tak jauh berbeda juga disampaikan Politisi Golkar Dave Laksono. ‎Dave pun meminta Novanto untuk membuka dan menyebut nama-nama yang diketahuinya terlibat dalam kasus mega korupsi pengadaan KTP elektronik itu.

“Saya katakan pak SN dengan pihak yang sudah didakwa harus buka semua aliran, kemana dan siapa yang terima. Tidak ada yang sembunyikan,” ujar Dave dalam kesempatan yang sama.

Pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail, sebelumnya mempertanyakan hilangnya sejumlah nama politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dari surat dakwaan Setya Novanto. Politikus PDIP yang disebut Maqdir hilang itu yakni ‎Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Saat proyek e-KTP bergulir, Yasonna dan Ganjar ‎duduk di Komisi II DPR. Sementara Olly merupakan pimpinan Badan Anggaran DPR.

Padahal, dalam dakwaan terdakwa e-KTP sebelumnya muncul banyak politikus yang diduga kecipratan uang e-KTP. Dalam dakwaan terhadap dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Irman dan Sugiharto, setidaknya terdapat empat nama politisi PDIP yang ikut menerima sejumlah uang panas e-KTP. Yakni, ‎Olly Dondokambe disebut menerima 1,2 juta dollar AS;‎ Arif Wibowo menerima 108.000 dollar AS; Ganjar Pranowo menerima 520.000 dollar AS; dan Yasonna Laolly menerima 84.000 dollar AS.‎

“Kenapa kok tiba-tiba di perkara ini namanya hilang, namanya Ganjar yang menerima uang hilang. Bukan hanya Pak Ganjar, Yasonna Laoly hilang, Olly Dondokambey hilang. Apa yang terjadi, negosiasi apa yang dilakukan oleh KPK,” ungkap Maqdir usai sidang pembacaan dakwaan Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (13/12/2017) malam.‎

Pasca kasus e-KTP mencuat, para pihak yang diduga terlibat, termasuk politikus PDIP telah kompak membantah. Mereka juga menepis menerima uang terkait proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.‎

TAGS : ICW Korupsi e-KTP KPK

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26429/Setya-Novanto-Diminta-Bernyanyi-Ungkap-Keterlibatan-Ganjar-Pranowo-Cs/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments