Take a fresh look at your lifestyle.

Sekitar 14.000 Anak Ethiopia Terancam Kehilangan Keluarga

0 3
Sekitar 14.000 Anak Ethiopia Terancam Kehilangan Keluarga

Ilustrasi Anak-anak terancam kehilangan keluaganya imbas konflik di sepanjang perbatasan wilayah Oromia dan Somalia di Ethiopia

Ethiopia  – Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (NICEF) menegakan Konflik di sepanjang perbatasan wilayah Oromia dan Somalia di Ethiopia diperkirakan dapat memisahkan sebanyak 14.000 anak-anak dari keluarga mereka.

Sepanjang tahun lalu, bentrokan antara dua komunitas di perbatasan dua wilayah tersebut telah menyebabkan ratusan orang tewas dan puluhan ribu orang mengungsi.

“Diperkirakan ada 84.659 anak usia sekolah dasar yang terkena dampak konflik saat ini tidak memiliki akses terhadap layanan pendidikan di Oromia dan Somalia,” kata UNICEF lewat sebuah pernyataan.

Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa 120.000 anak di bawah usia 5 tahun dan 20.000 wanita hamil dan menyusui tengah membutuhkan asupan gizi darurat.

UNICEF mengatakan bahwa dibutuhkan USD2,9 juta atau Rp39 miliar untuk pendidikan anak-anak usia sekolah dasar. Sementara USD 2,6 juta atau Rp35 miliar lainnya dibutuhkan untuk kebutuhan gizi khusus anak-anak pengungsi di bawah usia 5 tahun dan 2.400 wanita hamil dan menyusui.

Selain itu, USD 2,9 juta atau sekitar Rp29 miliar juga dibutuhkan untuk vaksin, obat darurat, logistik dan alat-alat teknis kesehatan bagi pengungsi.

“Pada Desember 2017, situasi keamanan keseluruhan di sepanjang perbatasan kedua wilayah ini masih tidak stabil dan tidak dapat diprediksi,” jelas UNICEF, dilansir dari Anadolu, Sabtu (6/1).

Selama dua tahun terakhir, aksi protes anti-pemerintah di Oromia dan Amhara, serta bentrokan antar etnis di sepanjang perbatasan wilayah Somali dan Oromia menjadi tantangan terbesar yang harus diatasi oleh pemerintah Ethiopia.

Aksi protes tersebut menuntut kebebasan politik dan ekuitas ekonomi di Ethiopia, di mana korupsi dan despotisme merajalela.

Dua hari yang lalu, Perdana Menteri Ethiopia Hailemariam Desalegn mengatakan bahwa pemerintahnya akan membebaskan beberapa politisi dan tokoh yang telah menjalani hukuman penjara atau menjalani persidangan “untuk memperluas ruang politik”.

TAGS : Ethiopia UNICEF Oromia

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/27401/Sekitar-14000-Anak-Ethiopia-Terancam-Kehilangan-Keluarga/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments