Take a fresh look at your lifestyle.

Konflik Iran-Israel, Nyawah Presiden Suriah di Ujung Tanduk

0 5
Konflik Iran-Israel, Nyawah Presiden Suriah di Ujung Tanduk

Seorang perwira militer Suriah merekam video di Pusat Penelitian Ilmiah yang hancur di Damaskus, Suriah, ( Reuters / Omar Sanadiki)

Jerusalem –  Israel bisa menanggapi setiap serangan Iran dari Suriah dengan menjatuhkan pemerintah Presiden Suriah Bashar Assad. Begitu kata menteri kabinet keamanan Israel.

Israel dan Iran telah melakukan serangan terhadap Suriah sejak Februari, menimbulkan kekhawatiran akan ada eskalasi besar menjelang peninjauan kembali Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada kesepakatan nuklir internasional 2015 dengan Teheran minggu ini.

Pada 9 April, serangan udara menewaskan tujuh anggota Korps Garda Revolusi Iran di pangkalan Suriah. Teheran menyalahkan Israel dan bersumpah akan pembalasan yang tidak ditentukan, yang menarik kontra-ancaman Israel untuk memperluas serangan terhadap aset militer Iran di Suriah.

Sejalan dengan itu, Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz mengatakan bahwa Presiden Suriah, Assad menjadi bayang-bayang “pembunan” Israel.

“Jika Assad mempersilahkan Iran mengubah Suriah menjadi garda depan militer melawan kami, untuk menyerang kami dari wilayah Suriah, ia harus tahu bahwa akan menjadi akhir dari dirinya, akhir dari rezimnya,” kata Steinitz kepada situs berita Ynet.

Saat ditanya apakah itu berarti Israel mungkin membunuh Assad, Steinitz mengatakan, “Darah-Nya akan kehilangan.”  Meski begitu, belum ada tanggapan segera dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atau dari Kementerian Pertahanan Israel.

Dikutip dari Abab News, portal Ynet yang mengutip Steinitz yang menyebutkan secara eksplisit bahwa Israel akan membunuh Assad, tetapi ini tidak ditanggung oleh klip video wawancara.

Iran, milisi Hizbullah Lebanon dan Rusia telah memperkuat Damaskus melawan pemberontakan Suriah berusia 7 tahun. Israel khawatir bahwa garnisun Iran akan tetap ada, menghubungkan dengan Hizbullah untuk membentuk front Suriah-Lebanon yang luas terhadap mereka.

Pada Minggu, media Israel memuat apa yang mereka gambarkan sebagai peringatan oleh dinas intelijen Israel bahwa Iran merencanakan salvo rudal terhadap pangkalan militer Israel dari dalam Suriah.

Beberapa analis menafsirkan publikasi itu sebagai peringatan kepada Iran bahwa rencananya diketahui, jangan sampai ia mencoba melakukan serangan rudal tanpa secara eksplisit mengklaim bertanggung jawab.

Pada Rabu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow untuk membahas Suriah, di mana Moskow ingin melihat pemerintahan Assad dipulihkan.

“Siapa pun yang tertarik dengan kelangsungan hidup Assad harus melakukan kehormatan untuk memberitahu Assad untuk mencegah serangan terhadap Israel,” kata Steinitz, mengacu pada Putin.

TAGS : Israel Benjamin Netanyahu Iran Suriah Amerika Serikat

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/33939/Konflik-Iran-Israel-Nyawah-Presiden-Suriah-di-Ujung-Tanduk/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments