Take a fresh look at your lifestyle.

Beberapa Perbedaan Tenaga Dan Torsi Mesin

0 0

Istilah torsi dan tenaga mesin mobil pada dunia otomotif memang sudah tak asing lagi. Namun, tahukah Anda apa itu torsi dan tenaga? Apakah kedua hal ini sama atau sebenarnya adalah dua hal yang berbeda?

Pada dasarnya, antara torsi dan tenaga memang berbeda. Meski keduanya berbeda, tetapi sejatinya saling berkaitan. Nah, apa saja sih perbedaan antara torsi dan tenaga mesin. Untuk mengetahuinya, simak informasi ini sampai habis!

Apa Itu Torsi?

Torsi merupakan gaya dorong yang dihasilkan oleh mesin. Sebuah video di YouTube dengan nama akun Engineering Explained memberikan contoh aplikasi torsi sehari-hari. Dalam video tersebut memperlihatkan bahwa jarak dan panjang ganggang akan mempengaruhi kemampuan dalam memutar kunci ring. Dari video tersebut dapat dilihat bahwa semakin panjang suatu ganggang, tenaga yang dibutuhkan untuk memutar baut atau mur semakin ringan.

Apabila dikonversi, torsi yang diberikan oleh gerakan tangan ini akan menjadi semakin besar. Sementara itu, torsi pada silinder akan dipengaruhi oleh stroke atau panjang langkah. Jika semakin panjang, torsi yang dihasilkan pun akan semakin besar.

Jika di dalam mesin mobil, pembakaran akan menghasilkan gaya yang dapat mendorong piston. Kemudian, gaya tersebut juga akan mendorong crankshaft atau poros engkol menuju suatu jarak tertentu. Nah, poros engkol dan piston inilah yang kemudian akan menghasilkan torsi atau gaya putar. Jason Fenske, host video tersebut juga menyebutkan jika di dalam mesin torsi yang dikirim ke roda dapat diubah atau dimanipulasi menggunakan susunan gigi transmisi.

Apa Itu Tenaga?

Tenaga atau daya kuda merupakan sebuah nilai yang ditunjukkan ketika suatu gaya dilakukan. Jumlah putaran mesin yang dikalikan dengan torsi ini akan menghasilkan tenaga. Semakin cepat putaran suatu mesin, berarti semakin besar juga tenaga yang dihasilkan. Kendaraan yang memiliki tenaga lebih besar dibanding torsi akan terus melaju dengan lebih cepat. Hal ini disebabkan lantaran tenaga tersebut akan memberi kendaraan akselerasi dan juga kecepatan. Begitu juga sebaliknya.

Hubungan Tenaga dan Torsi Terhadap Kemampuan Akselerasi

Masih ingat video yang ada pada penjelasan torsi? Pada video tersebut, Fenske juga menjelaskan mengenai hubungan tenaga dan torsi dalam proses akselerasi. Dalam video tersebut dapat diketahui bahwa semakin besar tenaga ternyata akan berdampak pada semakin singkatnya waktu akselerasi.

Beberapa Perbedaan Tenaga dan Torsi Mesin - wartawan id

Naik atau turunnya torsi memang masih dapat diubah atau dimanipulasi, tetapi besarnya tenaga benar-benar murni dari hasil kerja suatu mesin. Semakin melonjaknya torsi akan didasarkan pada hitungan gigi rasio. Jika dilihat dalam kurva, posisi torsi yang berada puncak akan mempengaruhi kemampuan maksimum pada saat akselerasi. Hal inilah yang kemudian dirasakan oleh pengemudi. Pengemudi akan semakin merasa terdorong mundur pada saat menginjak gas menuju ke sandaran kursi.

Perbedaan Torsi dan Tenaga

Berikut adalah beberapa perbedaan antara torsi dan tenaga mesin dilihat dari beberapa aspek.

Beberapa Perbedaan Tenaga dan Torsi Mesin - wartawan id

  • Torsi Untuk Akselerasi, Tenaga Untuk Kecepatan

Sebagai informasi, torsi merupakan sebuah gerakan dorong yang terjadi antara poros engkol dan piston. Kedua dorongan ini menghasilkan suatu gerakan berputar yang disebut dengan torsi. Jadi, saat Anda menyebut torsi, itu berarti merujuk ke akselerasi mobil. Hal tersebut tentu berbeda dengan tenaga yang lebih cenderung merujuk pada kecepatan mobil.

Jika torsi menyebutkan dorongan yang diberikan mesin, tenaga menunjukkan pada kecepatan yang dihasilkan oleh dorongan itu sendiri. Kecepatan dorongan ini dipengaruhi oleh panjangnya ganggang pada mesin. Ganggang yang memiliki ukuran lebih panjang berarti membutuhkan tenaga yang lebih kecil.

  • Torsi Bisa Dimanipulasi, Tenaga Tidak

Tahukah Anda? Saat melakukan perhitungan, pada dasarnya nilai torsi ini dapat dimanipulasi. Nilai torsi ini dapat diubah dengan sebuah alat yang diberi nama girboks. Sementara itu, nilai tenaga tidak dapat dimanipulasi. Dengan adanya hal ini berarti nilai torsi akan semakin naik seiring dengan penambahan gigi rasio. Kecepatan dari torsi juga sangat dipengaruhi oleh dorongan yang dihasilkan mesin. Namun, tenaga dari torsi tidak dapat dimanipulasi oleh apa saja.

Lebih mudahnya, misalkan ada sebuah kendaraan dengan rasio gigi 3,0 dan nilai torsi 50 pound feet. Hal ini berarti torsi yang dapat dihasilkan yaitu tiga kali lipat dan hasilnya yaitu 150 pound. Nah, angka ini masih dapat dimanipulasi. Hasilnya juga bisa saja menjadi lebih dari tiga kali lipat nilai awalnya.

  • Torsi untuk Kendaraan Diam, Tenaga Untuk Kendaraan Bergerak

Bisa dibilang, torsi memiliki pengaruh yang besar terhadap performa mesin mobil. Peran torsi cenderung lebih banyak dalam mengatur putaran mesin. Akibatnya, mobil yang tadinya diam jadi bisa bergerak. Torsi bermula dari adanya sebuah ledakan tenaga yang terjadi pada ruang bakar mesin. Saat tenaga berhasil dihasilkan, maka akan tersalurkan menuju gardan, roda gila, dan juga transmisi yang dibantu oleh kruk as. Dengan begitu, lama kelamaan roda tersebut mulai bergerak.

Sementara itu, tenaga lebih cenderung berperan saat mobil sudah mulai bergerak. Semakin cepat laku dari suatu mobil, tenaga yang dihasilkan juga akan semakin besar atau tinggi. Tinggi atau rendahnya tenaga yang dihasilkan ini juga sangat dipengaruhi oleh waktu. Sebagai contoh, saat sebuah roda berputar dalam waktu satu menit, maka diperlukan besarnya tenaga hingga kendaraan dapat berjalan dengan kecepatan tertentu.

  • Torsi Dihasilkan Lebih Dahulu Dibanding Tenaga

Perbedaan paling menonjol antara torsi dan juga tenaga yaitu torsi dihasilkan terlebih dahulu dibandingkan tenaga. Hal ini disebabkan lantaran torsi cenderung berperan pada kendaraan diam. Adanya ledakan yang terjadi pada ruang pembakaran mesin akan menghasilkan gaya yang kemudian disalurkan ke roda hingga roda bergerak. Setelah roda bergerak, pengemudi akan membuat mobil melaju dengan kencang. Dalam hal ini, tenaga lah yang berperan penting. Saat tenaga yang diberikan pada mobil tersebut besar, maka mobil akan melaju dengan kencang.

  • Tanpa Torsi Besar, Tenaga yang Dihasilkan Tidak Akan Besar

Perlu Anda ketahui, performa kendaraan dipengaruhi oleh besarnya tenaga. Semakin besar tenaga yang dikeluarkan, semakin baik juga performa suatu kendaraan. Maka dari itu, saat Anda menginginkan kendaraan yang dapat melaju cepat, Anda wajib untuk memperhatikan nilai torsi yang dihasilkan mobil tersebut. Tanpa ada pengaruh dari hasil torsi, sebuah kendaraan tidak mungkin dapat melaju dengan cepat.

Rumus dan Satuan Torsi Serta Tenaga

Perlu Anda ketahui, besaran antara tenaga dan torsi juga memiliki rumus yang berbeda. Rumus torsi motor dan mobil dihitung dari perkalian antara jarak dan gaya. Hal ini berarti suatu dorongan dapat dihasilkan dari sejauh mana jarak yang dapat ditempuh dan juga gaya yang dibutuhkan.

Sementara itu, besarnya tenaga dihitung dengan rumus perkalian antara rpm dan juga torsi. Artinya, saat melakukan sebuah gaya akan diperoleh suatu nilai tertentu. Nilai inilah yang kemudian disebut dengan kecepatan. Secara sederhana, kedua hal ini akan saling berkaitan. Semakin besar hasil dayanya, semakin cepat pula torsi yang dihasilkan. Dengan catatan, gaya yang digunakan haruslah sama.

Mengingat rumus torsi dan tenaga ini berbeda, maka satuan dari kedua besaran ini pun berbeda. Tenaga memiliki satuan Hp (horse power) atau PS. Jika diterjemahkan maka berarti tenaga kuda. Sementara itu, torsi memiliki satuan Kgm (kilogram meter) atau N (Newton).

Nah, untuk masing-masing kendaraan akan memiliki torsi dan tenaga yang berbeda-beda. Tentu besarnya tenaga dan torsi ini akan disesuaikan dengan jenis dan fungsi kendaraan itu sendiri. Seperti misalnya, mobil balap pasti dilengkapi dengan torsi dan tenaga yang berbeda dibandingkan dengan mobil untuk penumpang biasa atau mobil komersial.

Torsi Besar atau Tenaga Besar, Pilih yang Mana?

Pada dasarnya, istilah tenaga kuda lebih sering didengar saat membicarakan mengenai performa motor atau mobil. Pasalnya, sales-sales umumnya akan memberitahu keterangan besarnya HorsePower atau tenaga kuda. Jarang kita dengar mereka menjelaskan seberapa besar torsinya. Jika dilihat dari pandangan dan strategi marketing, torsi memang cenderung kurang menarik dan mempunyai nilai jual. Namun pertanyaannya, sebenarnya manakah yang lebih penting? Tenaga yang besar atau torsi yang besar?

Sejatinya, baik torsi besar maupun tenaga besar sama-sama penting. Namun, kedua hal ini dapat berfungsi dengan maksimal jika digunakan pada kondisi yang tepat. Sebab, keduanya memiliki karakter engine yang berbeda. Kepala Divisi Technical Service TAM, Iwan Abdurachman menyebutkan bahwa tenaga kuda cenderung lebih berhubungan dengan kecepatan. Maka dari itu, mobil pembalap cenderung menggunakan tenaga yang besar.

Pada dasarnya, tenaga tidak akan pernah kosong mulai dari tarikan bawah maupun atas. Saat digunakan di jalan raya dengan kondisi lebih sering stop and go serta padat lalu lintas, rentang rpm yang biasa digunakan berkisar antara 2500-7500 rpm. Pada jalanan yang kosong barulah akselerasi dapat mencapai 10000 putaran atau lebih. Sementara itu, torsi lebih ke arah untuk menanjak. Jadi, saat Anda sering pergi ke luar kota dengan medan seperti pegunungan, usahakan untuk memilih kendaraan dengan torsi besar.

Kendaraan dengan torsi yang besar juga sangat bermanfaat untuk kondisi jalan perkotaan karena lebih enak dikendarai. Saat akselerasi, meski pedal gas hanya diinjak sedikit saja, mobil justru langsung narik. Keuntungan lain, usia mesin juga menjadi lebih panjang karena pengemudi tidak perlu memacu pada rpm yang tinggi. Pemakaian BBM nya juga menjadi lebih irit karena karena pengemudi tidak perlu menginjak gas dengan dalam.

Selain itu, kendaraan dengan torsi yang besar juga lebih enak untuk digunakan menyalip. Daya dorong dan juga responnya pun cepat. Hal ini berbeda jika menggunakan torsi pas-pasan karena tenaganya bisa saja ngempos. Pada mobil-mobil Eropa umumnya akan didesain untuk menghasilkan torsi dengan rpm yang rendah flat. Sebagai contoh untuk torsi maksimal 300 Nm, rpm mulai dari 1.800-4.900.

Torsi dan tenaga memang berbeda, tetapi keduanya saling berkaitan. Baik torsi maupun tenaga sama-sama mempengaruhi performa suatu kendaraan. Jika Anda ingin memiliki mobil dengan kecepatan tinggi, pilihlah mobil dengan tenaga yang besar. Sementara itu, jika menginginkan mobil yang dapat digunakan saat menanjak atau naik, pilihlah mobil dengan torsi besar. Itulah tadi beberapa informasi mengenai apa itu torsi dan tenaga serta perbedaan antara keduanya. Setelah mengetahui perbedaan dari keduanya, jangan lupa untuk selalu perhatikan kedua hal ini sebelum Anda benar-benar membeli mobil, ya!

Baca Juga : Ini Dia! Lokasi Servis dan Harga Mobil Esemka

5 Perbedaan Torsi Dan Tenaga

1. Torsi untuk Akselerasi, Tenaga untuk Kecepatan. 2. Torsi Bisa Dimanipulasi, Tenaga Tidak. 3. Torsi untuk Kendaraan Diam, Tenaga untuk Kendaraan Bergerak. 4. Torsi Dihasilkan Lebih Dahulu Dibanding Tenaga. 5. Tanpa Torsi Besar, Tenaga yang Dihasilkan Tidak Akan Besar.

Manfaat Mesin Torsi

Torsi adalah suatu gerakan berupa dorongan yang terjadi antara piston dan poros engkol. Jika terjadi dorongan pada kedua bagian tersebut, maka akan menghasilkan suatu perputaran gerakan atau torsi. Gerakan ini sering terjadi pada mobil, sehingga kendaraan tersebut bisa berfungsi dengan maksimal.

Apa itu Tenaga?

Tenaga atau daya kuda merupakan sebuah nilai yang ditunjukkan ketika suatu gaya dilakukan. Jumlah putaran mesin yang dikalikan dengan torsi ini akan menghasilkan tenaga. Semakin cepat putaran suatu mesin, berarti semakin besar juga tenaga yang dihasilkan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments