Take a fresh look at your lifestyle.

4 Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung

0 70

Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung – Saat pasangan sudah menikah, tentu saja mereka ingin cepat diberi momongan. Topik membuat anak bisa dibilang gampang – gampang susah untuk diperbincangkan secara jelas. Bagi yang pernah membaca seputar proses kehamilan, tentu Anda tahu bahwa banyak faktor yang bisa mempengaruhi pasangan bisa mendapatkan anak. Faktor ini juga terkadang berbeda antara satu pasangan dengan pasangan lain.

Baca Juga: Pesona Kim So-Hyun di Drama maupun Film

Jadi walaupun ada tutorial video cara membuat anak, Anda belum tentu mendapatkan hasil yang sama jika mengikutinya. Jadi Anda jangan marah ataupun kesal jika telah mengikuti semua informasi di internet untuk cepat dapat momongan, tapi masih belum dikabulkan.

Walaupun begitu, jika tidak berusaha dan hanya berpasrah saja, kelahiran bayi juga bisa lebih lama. Jadi daripada menyesal, mari belajar bersama 4 cara membuat anak dengan benar pada artikel ini. Siapa sangka, dengan menggunakan informasi di sini, istri bisa cepat hamil dan Anda bisa cepat mendapatkan momongan.

Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung

Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung
sumber foto: unsplash/jonathanborba

 

Membuat Perencanaan yang Baik

Cara pertama yang harus Anda lakukan untuk memastikan bisa cepat memiliki anak adalah persiapan. Tanpa hal ini, memiliki anak bisa jadi hal berat yang diluar kemampuan Anda. Dalam perencanaan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mari bahas semua hal tersebut di bawah ini!

Persiapkan Mental dan Finansial

Untuk memiliki anak, Anda dan pasangan harus siap berkomitmen. Banyak kasus orang tua membuang anaknya karena mentalnya belum siap. Memiliki anak adalah step pertama menjadi orang tua yang baik. Bagaimana Anda merawat dan membesarkan anak adalah langkah berikutnya. Jika Anda adalah seorang wanita dan ingin menjadi ibu, persiapan mental juga penting dalam menjalani kehamilan.

Selain mental, Anda juga perlu siapkan finansial. Proses membuat bayi terkadang tidak cukup hanya dengan usaha. Hal seperti pemenuhan gizi, ikut prosedur kesehatan untuk kesuburan sampai nantinya biaya untuk melahirkan tentu harus disiapkan dana. Jangan sampai nanti saat sudah akan melahirkan, keperluan biaya rumah sakit masih belum siap dan menjadikan kondisi keluarga serba kekurangan. Jika begini, bagaimana Anda dan pasangan akan membesarkan anak?

Diskusi dan Konsultasi

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah seputar diskusi dan konsultasi. Jika ingin langkah langkah membuat anak yang nanti Anda usahakan bisa efektif, Anda harus pastikan tubuh diri dan pasangan sudah siap. Kesiapan fisik ini hanya bisa diketahui jika Anda dan pasangan saling terbuka dengan keadaan masing – masing.

Komunikasi dan keterbukaan pasangan, juga bisa jadi kunci kesuksesan usaha membuat anak. Bayangkan saja jika pasangan hanya berhubungan seks sebagai kewajiban dan tanpa rasa ataupun komunikasi. Hal ini tentu malah jadi beban dan bukan usaha yang memiliki efek positif dalam hubungan berkeluarga. Misal saja si suami memiliki preferensi seksual tertentu untuk hubungan di ranjang. Jadi jika fetish tertentu tersebut tidak terpenuhi, performa si suami tidak bisa maksimal.

Baca Juga : Film Dewasa Yang Adegan Intimnya Dilakukan Beneran Tanpa Sensor

Hal ini tentu bisa jadi mempengaruhi keberhasilan membuat anak. Tapi jika tidak dibicarakan, tentu si istri hanya menganggap suami tidak memiliki niat serius memiliki anak. Sebaliknya, jika si istri ingin dipuaskan dengan cara tertentu di ranjang, tentu saja suami harus bisa menerimanya. Hal ini karena sudah banyak research bahwa istri yang terpuaskan memiliki probabilitas lebih tinggi untuk pembuahan dan hamil.

Selain konsultasi masing – masing antara pasangan, ada baiknya juga jika konsultasi pada dokter. Masing – masing orang tentu memiliki kondisi fisik yang berbeda. Hal ini bisa jadi akan mempengaruhi bagaimana cara membuat anak yang efektif digunakan. Contoh saja untuk pasangan yang berusia di bawah 35 tahun, tentu cara membuat anak yang efektif akan berbeda dengan pasangan dengan umur di atas 35 tahun.

Kondisi tubuh yang berbeda ini juga perlu diperiksa dengan teliti untuk melihat kesiapan fisik para pasangan. Contoh saja dari pengecekan ini bisa diketahui seberapa besar produksi sperma suami dan bagaimana kondisi rahim si istri untuk melakukan pembuahan. Jika semua informasi sudah didapatkan baik, tentu dokter bisa mengarahkan Anda dan pasangan agar lebih cepat mendapatkan momongan.

Buat Jadwal Ovulasi

Hal penting berikutnya yang perlu diperhatikan adalah membuat jadwal ovulasi dan waktu hubungan intim. Setiap wanita memiliki masa subur yang berbeda. Jadi untuk mendukung pembuahan ini, si istri perlu menghitung jadwal ovulasi dan menyesuaikan waktu hubungan intim agar sesuai dengan hal itu.

Melakukan hal ini sebagai persiapan tentu memiliki banyak benefit. Mulai dari jadwal hubungan intim akan lebih efektif, bisa merencanakan acara spesial agar proses membuat anak bisa berjalan lebih romantis dan tentunya memastikan Anda dan pasangan tidak terlalu sering berhubungan seks.

Seberapa sering hubungan seks yang baik itu tentu tergantung dari sex drive masing – masing pasangan. Tapi jika terlalu sering, hubungan ini pasti akan terasa seperti rutinitas dan tumbuh rasa bosan. Jadi daripada timbul perasaan seperti ini, lebih baik diatur jadwal hubungan agar lebih terasa mantap saat dilakukan.

Bagi Anda yang tidak tahu, masa subur ini biasanya sekitar sekitar 12 -16 hari sebelum waktunya menstruasi. Walaupun waktunya panjang, Anda bisa pastikan kesibukan dan kegiatan sehari – hari yang penting tidak mendesak kegiatan hubungan intim pada range waktu itu. Penjadwalan yang baik akan menghasilkan waktu spesial bagi Anda dan pasangan.

Pastikan Kondisi Tubuh Sudah Siap

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, memiliki tubuh yang siap membuat anak adalah hal yang penting diperhatikan. Apakah Anda tahu normal melahirkan berapa minggu dalam kandungan? Jawabanyak adalah 40 minggu (9 bulan 10 hari) tapi jika tidak memiliki tubuh yang baik, si istri tentu bisa tidak mengandung selama durasi itu.

Mengandung bayi tentu bukanlah sesuatu yang mudah. Rasa sakit, beban yang ditahan dan juga perhatian ekstra yang perlu diberikan pada kandungan adalah beberapa hal yang harus ditahan si istri ini. Nah, untuk memastikan proses membuat anak, mengandung dan melahirkan bisa lancar, kondisi tubuh harus diperhatikan.

Umumnya ada 2 hal yang bisa dilakukan. Pertama adalah olahraga dan terapi serta yang kedua adalah mengatur asupan makanan dan minuman. Jika sudah melakukan dua hal ini, Anda bisa pastikan kondisi tubuh Anda dan pasangan sudah siap untuk memiliki anak. Kondisi tubuh yang fit ini bisa memastikan performa ranjang Anda dan pasangan bisa maksimal.

Selain itu kontraksi dan aliran darah dalam tubuh yang lebih lancar karena rutin olahraga, akan memaksimalkan produksi sperma bagi suami dan peningkatan sensitivitas pada wanita. Jika hal ini dikombinasikan, sperma yang banyak dari suami akan lebih baik bekerja saat si istri orgasme. Hasilnya pembuahan lebih dapat dipastikan terjadi.

Untuk asupan makan, pastikan suami mengkonsumsi bahan – bahan berprotein untuk meningkatkan produksi sperma. Sedangkan untuk istri, pastikan konsumsi makanan dengan banyak asam amino untuk mempersiapkan rahim untuk pembuahan.

 

Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung
sumber foto: unsplash/vidarnm

Memastikan Hubungan Intim sudah Tepat

Cara membuat anak dengan benar dan efektif yang berikutnya bergantung pada bagaimana Anda berhubungan intim dengan pasangan. Untuk hal ini mari bahas dulu posisi seks yang baik untuk punya anak berikut ini!

1. Posisi Misionaris

Posisi ini sudah sangat umum dengan suami ada diatas dan istri terlentang di bawah. Pastikan saat menggunakan posisi ini, si istri ditopang bantal pada area pinggul. Melakukan hal ini membuat sudut penetrasi lebih nikmat bagi istri dan meningkatkan peluang orgasm. Jika sperma bisa masuk pada waktu ini, tentu saja pembuahan meningkat kemungkinannya.

2. Posisi Seks Mengangkat Kaki Istri

Posisi ini merupakan modifikasi dari posisi misionaris. Dalam melakukan posisi ini, suami berada di atas istri yang terlentang di bawahnya. Namun arah penetrasi dibuat ke arah bawah karena si suami mengambil sikap seperti push up. Nah, pada posisi ini, kaki wanita mengarah ke ke atas ataupun merangkul ke pinggang suami. Posisi ini memastikan penetrasi yang lebih dalam, jadi sperma bisa lebih efektif masuk liang pembuahan si istri.

3. Posisi Bum Lift

Posisi ini juga merupakan modifikasi dari posisi misionaris. Pada posisi yang ini, si suami tetap berada di atas dan istri berada di bawah. Bedanya, saat suami melakukan penetrasi, si istri menggerakan bagian bokongnya ke atas untuk mendapatkan hasil penetrasi yang lebih dalam. Gerakan si istri ada baiknya dibuat seirama dengan si suami. Pada posisi ini suami dan istri bisa berbaring sambil berpelukan di sambil menikmati gerakan penetrasi.

4. Posisi Doggy Style

Posisi ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin sensasi berbeda. Banyak pasangan yang sedang belajar langkah langkah membuat anak menggunakan posisi ini saat hubungan di ranjang terasa kurang bumbu. Doggy style merupakan posisi di mana istri bersimpuh ataupun jongkok dan si suami melakukan penetrasi dari posisi belakang. Posisi ini membuat sperma hasil ejakulasi bisa mengarah langsung mendekati leher rahim dan akhirnya meningkatkan peluang kehamilan.

 

Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung
sumber foto: unsplash/christiana

 

Selain memanfaatkan empat posisi yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa hal lagi yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan peluang mendapatkan momongan saat berhubungan intim. Hal ini antara lain adalah memastikan ada afterglow setelah melakukan hubungan. Afterglow di sini adalah rasa nikmat yang terasa beberapa menit setelah ejakulasi dan orgasm.

Dalam situasi ini, organ kewanitaan pada si istri biasanya berdenyut dan aliran darah di sini berjalan cepat. Nah, gerakan dan aliran darah ini dapat membantu proses pembuahan. Selain itu, pastikan tiduran sekitar 10 sampai 20 menit setelah melakukan hubungan. Posisi ini memastikan sperma tidak akan menetes keluar dan bisa berada di area rahim lebih lama.

Karena hal ini, biasanya berhubungan intim pada malam hari sebelum tidur selalu menjadi pilihan yang baik untuk meningkatkan potensi hubungan ranjang Anda.

 

Cara Membuat Anak dan Faktor yang Mendukung
sumber foto: unsplash/thoughtcatalog

Pastikan Semua Faktor Pendukung Lainnya

Walaupun sudah menggunakan berbagai cara membuat anak dengan benar di atas, Anda mungkin belum diberkahi momongan juga. Hal ini biasanya karena ada faktor pengaruh lain. Umumnya adalah karena belum diberi rahmat oleh Yang Di Atas. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu berdoa dan memohon berkah kepada-Nya secara rutin.

Bagaimana menurut Anda soal bahasan di atas? Semoga bahasan cara membuat anak dengan benar di artikel ini bisa bermanfaat. Terima kasih sudah membaca dan selamat mencoba cara – caranya!

 

Jual perlengkapan bayi , Peralatan baby , Lokasi Toko bayi , Jual baju anak , Toko baby murah , Toko baju anak , Toko baby shop , Baju anak bayi , Jual stroller murah , Perlengkapan bayi murah

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments